ODI BBS 2026

Orientasi Dienul Islam (ODI) BIAS Boarding School sebagai Masa Pengenalan Sekolah dan Lingkungannya

Tahun ini, Orientasi Dienul Islam (ODI) kembali hadir mengiringi keseruan tahun ajaran baru 2026/2027 di BIAS Boarding School (BBS). Kegiatan ini berlangsung selama 3 hari, pada tanggal 7—9 September 2026 yang berlokasi di Bandungan, Semarang, Jawa Tengah.

Masa orientasi/pengenalan tentunya sangat umum dilaksanakan di berbagai sekolah. Di SMP dan SMA BIAS atau memiliki sistem asrama atau yang biasa disebut BIAS Boarding School (BBS), masa orientasi  yang diadakan memiliki kegiatan menarik dan inspiratif yang dinamakan Orientasi Dienul Islam (ODI).

Pelaksanaan ODI secara umum bertujuan untuk mengenalkan siswa siswi akan budaya/aktivitas di Sekolah BIAS sebagai masa orientasi sekolah. Selain itu, dilaksanakannya ODI membantu siswa siswi baru mengenal potensi diri serta membantu mereka untuk beradaptasi di lingkungan sekolah. Bagi siswa baru BBS, kegiatan ini secara tidak langsung menumbuhkan motivasi dan cara belajar dengan rangkaian kegiatan yang terdapat dalam ODI seperti menumbuhkan rasa percaya diri, kejujuran, kedisiplinan, sikap saling menghormati dan hal-hal positif lainnya yang membantu siswa siswi berkembang di Sekolah BIAS nantinya.

Dalam kegiatan ini, siswa siswi diajak menggali secara mendalam terkait apa saja yang telah dan akan mereka pelajari di BBS seperti bagaimana mengatur diri dan waktu, menyerap ilmu, menjalani kehidupan baru di asrama bersama teman-teman, serta berlatih menjadi muslim yang memiliki cita-cita tinggi dengan tetap memegang teguh akhlak mulia agar dapat terjun dengan baik di lingkup masyarakat sosial nantinya. 

Agenda yang berlangsung selama ODI meliputi: diskusi atau forum group discussion (FGD) dengan topik dan tema yang telah ditentukan dan tentunya menarik, pentas seni, dan yang menjadi highlight utama dalam setiap kegiatan ODI adalah Program DigEn dan DynEd, yaitu program yang nantinya akan membantu siswa siswi Sekolah BIAS tumbuh sembari menghadapi tantangan di lingkup sosial serta lingkungan sosialnya yang baru.

Semoga dengan adanya ODI BBS akan menumbuhkan motivasi dan potensi siswa siswi dalam mengembangkan skill dan bakat secara akademik sesuai dengan tujuan pembelajaran di Sekolah BIAS.

Pancasila di Persimpangan Jalan

Dahulu, ketika Indonesia baru merdeka, Pancasila menjadi cahaya yang menerangi arah bangsa. Lima sila bukan sekadar dihafalkan atau dibacakan saat upacara bendera, melainkan benar-benar menjadi pedoman hidup masyarakat. Namun kini, cahaya itu perlahan memudar. Bukan karena bangsa ini lupa, tetapi karena nilai-nilai Pancasila semakin sering diabaikan, bahkan sengaja digelapkan oleh oknum yang mestinya menjadi teladan.

Korupsi adalah bukti paling nyata dari pudarnya nilai Pancasila. Transparency International pada tahun 2024 mencatat skor Indeks Persepsi Korupsi Indonesia hanya 34 dari 100 (Martini, 2024). Dengan skor tersebut, Indonesia menempati posisi ke-115 dari 180 negara dengan peringkat terburuk dalam sepuluh tahun terakhir. Anggaran yang seharusnya digunakan untuk pendidikan, kesehatan, dan pembangunan malah mengalir ke kantong pribadi pejabat yang tidak amanah. Padahal, pejabat adalah wakil rakyat yang mestinya memperjuangkan kepentingan rakyat. Sayangnya, demokrasi yang seharusnya menempatkan rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi justru tergeser oleh keserakahan oknum yang memanfaatkan jabatan.

Kasus korupsi bantuan sosial Covid-19 tahun 2021 menjadi salah satu contoh kelam. Dana sebesar Rp82,1 miliar yang seharusnya membantu rakyat yang terdampak pandemi justru dikorupsi demi keuntungan pribadi (Wahyuni, 6 Juli 2024). Bayangkan, ketika rakyat kehilangan pekerjaan, kesulitan makan, dan berjuang bertahan hidup, ada pejabat yang tega memperkaya diri dengan memanfaatkan penderitaan orang lain. Di sinilah, nilai kemanusiaan sila kedua hilang maknanya.

Sementara itu, kemiskinan masih menjadi masalah besar. Data BPS tahun 2024 menunjukkan bahwa 26 juta penduduk Indonesia atau 9,4% hidup di bawah garis kemiskinan (Demokratis.co.id, 15 Januari 2025). Harga kebutuhan pokok yang terus meningkat membuat keadaan semakin sulit. Harga beras bahkan naik hingga 12,3% dalam setahun (Damayanti, 2 Agustus 2025). Bagi keluarga yang hidup paspasan, kenaikan ini berarti lauk pauk semakin sederhana, bahkan hanya nasi dan garam. Sila kelima tentang keadilan sosial seolah hanya menjadi slogan, bukan kenyataan.

Dalam bidang hukum, ketidakadilan masih sangat terasa. Banyak kasus menunjukkan betapa hukum lebih tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Seorang nenek di Sulawesi Tenggara pernah dihukum 1,5 tahun karena mengambil kayu bakar dari hutan perusahaan, sementara koruptor yang merugikan negara miliaran bahkan triliunan rupiah bisa tertawa saat keluar dari ruang sidang. Situasi ini membuat nilai “keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia” menjadi ironi.

Kisah kelam lainnya terjadi di dunia politik. Pada Pemilu 2024, Bawaslu mencatat ratusan kasus politik uang (Surbakah, 27 November 2024). Suara rakyat dibeli, dan kursi kekuasaan ditempati bukan oleh sosok yang paling bijak, tetapi oleh yang memiliki uang paling banyak. Tahun 2025 pun diwarnai skandal besar seperti kasus korupsi Pertamina yang merugikan negara hampir Rp1 kuadriliun (Valencia Jocelyn, 3 Maret 2025) dan kasus tata niaga timah PT Timah Tbk yang mencapai Rp300 triliun (Fika Rahma, 2 Januari 2025). Kerugian besar ini seharusnya menjadi sumber kesejahteraan masyarakat, bukan menjadi ladang keuntungan oknum.

Semua ini terasa jauh dari kehidupan pelajar SMA, tetapi sebenarnya sangat dekat. Ketika dana pendidikan dikorupsi, fasilitas sekolah menjadi kurang memadai. Ketika anggaran dialihkan, siswa kehilangan kesempatan mendapatkan teknologi pembelajaran yang seharusnya membantu mereka berkembang. Bahkan perilaku tidak jujur di kalangan pejabat bisa menular menjadi budaya tidak jujur di lingkungan sekolah, seperti mencontek, titip absen, atau memanipulasi nilai. Jika nilai Pancasila memudar di level pemimpin, generasi muda pun ikut terpengaruh.

Pancasila kini ibarat lukisan tua yang warnanya mulai pudar. Namun, bukan berarti tidak bisa diselamatkan. Justru generasi muda, termasuk pelajar SMA memegang peranan penting untuk menghidupkan kembali nilai-nilai itu. Caranya tidak harus besar: bersikap jujur saat ujian, menghormati perbedaan pendapat, tidak membully teman, membantu teman yang kesulitan, hingga berani bersuara ketika melihat ketidakadilan di lingkungan sekolah.

Jika nilai-nilai Pancasila terus memudar, rumah besar bernama Indonesia dapat runtuh karena hilangnya kepercayaan rakyat kepada pemimpinnya. Sebelum itu terjadi, kita masih memiliki kesempatan untuk menjaga, merawat, dan menghidupkan kembali Pancasila dalam kehidupan seharihari.

DAFTAR RUJUKAN

Badan Pusat Statistik. 2024. Persentase Penduduk Miskin Maret 2024 Turun Menjadi 9,03 Persen. BPS.go.id,
diakses 4 Agustus 2025.

Badan Pusat Statistik. 2025. Persentase Penduduk Miskin September 2024 Turun Menjadi 8,57 Persen. BPS.go.id,
diakses 4 Agustus 2025

Demokratis.co.id. 2024. Data BPS 2024: 26 juta orang atau 9,4% penduduk hidup di bawah garis kemiskinan.
Demokratis.co.id, 8 Agustus 2025.

Transparency International. 2024. Corruption Perceptions Index 2024. Transparency.org, diakses 4 Agustus 2025.

Transparency International Indonesia. 2024. Indeks Persepsi Korupsi (IPK) Indonesia 2024: Korupsi, Demokrasi dan
Krisis Lingkungan. https://www.ipkindonesia.or.id/, diakses 20 September 2025.

Wahyuni, S. 2021. Awal mula kasus korupsi dana bansos Covid-19 yang menjerat Juliari hingga divonis 12 tahun
penjara. Kompas.com, diakses 14 September 2025.

BIODATA PENULIS
Nama : Azzarian Ahmad Baihaqi
TTL : Tarakan, 06 September 2008
Hobi : Running, Tavelling, Editing
Cita-Cita : Lawyer, Businessman
Moto : From the north, looking for the truth–

MENGINTIP KESERUAN KBM SYAWALAN DAN PAWAI DI SEKOLAH BIAS

Setelah melalui sebulan penuh puasa Ramadhan yang menempa kesabaran dan perjuangan, kini saatnya kita melangkah di bulan Syawal dengan semangat yang kembali fitri. Pada hari pertama anak-anak kembali masuk ke sekolah, suasana terasa jauh lebih spesial karena disambut dengan hangat melalui rangkaian KBM Syawalan. Momen syawalan ini bertujuan untuk mengenalkan suka cita setelah Ramadhan, sekaligus meramaikan momen bersama dengan melaksanakan halal bihalal baik kepada yang lebih tua, lebih muda, maupun ke sesama.

Kegiatan syawalan dilaksanakan pada tanggal 30 -31 Maret 2026. Pada hari pertama kegiatan akan dilaksanakan di lingkungan sekolah, berlanjut pada hari kedua, yaitu pawai di lingkungan sekitar sekolah menaiki sepeda anak masing-masing yang sudah diberi hiasan sebagai ajang silaturahmi. Anak-anak berangkat sekolah mengenakan baju lebaran masing-masing disambut oleh Ustazah dan ketika semua telah berkumpul bersama dimulailah kegiatan halal bihalal. Kegiatan selanjutnya adalah tamu-tamuan, yang mana anak-anak akan melaksanakan praktik langsung mengenai adab bertamu dengan bergantian menjadi tuan rumah dan tamu yang berkunjung.

Kegiatan syawalan kurang lengkap tanpa cerita lebaran dari anak-anak. Disediakan panggung khusus untuk bercerita pengalaman menarik mereka selama lebaran, yang mana hal ini sekaligus melatih rasa percaya diri anak untuk berbicara di depan umum. Tahun ini kegiatan syawalan terasa jauh lebih menyenangkan karena dibarengi game-game edukatif untuk menghibur anak-anak, tentunya tak lupa dengan kegiatan bagi wisit oleh wali siswa sebelum pulang sekolah.

Melalui rangkaian KBM Syawalan ini, harapannya anak-abak dapat merasakan kegembiraan sebagai hadiah atas perjuangannya di bulan Ramadhan, sekaligus mengawali langkah di bulan Syawal dengan hati penuh sukacita.

 

Wajah Baru Perjalanan Sekolah Bersama Armada BIAS Terbaru!

Seiring bertambahnya jumlah siswa dan padatnya kegiatan sekolah, tahun ini BIAS meluncurkan unit bus sekolah terbaru untuk mendukung fasilitas transportasi. Tujuannya agar kebutuhan-kebutuhan siswa terpenuhi serta tidak terganggu oleh jadwal bus di luar sekolah.

Bus yang diresmikan merupakan keluaran terbaru dari New Armada dengan bodi Skylander tipe Toristo R25/F25 Medium berwarna kuning. Armada ini bermesin Mercedes-Benz OF 917 Short yang memadukan keandalan mesin dengan fasilitas canggih serta spesifikasi modern yang siap memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan menyenangkan.

Perjalanan tentu akan terasa jauh lebih nyaman apabila kendaraan telah teruji standar keamanannya, baik melalui driver maupun armada. Dalam hal ini, armada BIAS melakukan uji standar keselamatan selama enam bulan di Dishub sehingga kini semua armada BIAS memiliki surat uji jalan.

Kenyamanan perjalanan sangat

bergantung pada standar keamanan kendaraan, baik dari sisi pengemudi maupun armada. Oleh karena itu, seluruh armada BIAS telah tersertifikasi oleh Dishub melalui uji keselamatan berkala setiap enam bulan, sehingga dipastikan memiliki surat uji jalan yang sah.

Armada terbaru ini memiliki keunggulan dari segi keterbaruan fasilitas dan mode yang dirancang untuk kenyamanan perjalanan jarak pendek hingga menengah. Dilengkapi AC dan Bracket Kompresor AC bawaan sasis di setiap kursi yang terintegrasi pada kompartemen penyimpanan atas (luggage rack) di dalam kabin. Tak lupa dua unit TV LED di bagian depan dan tengah sebagai sarana hiburan di perjalanan.

Hadirnya armada baru ini diharapkan dapat membawa memenuhi kebutuhan fasilitas siswa dengan kenyamanan dan keamanan yang terjamin, sehingga perjalanan terasa menyenangkan.

Siswa SD BIAS Raih Medali Perak di Thailand International Mathematic Olympiad 2026

Prestasi membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan Indonesia di kancah internasional. Thariq Mustafa Azis, siswa kelas 6 dari SD BIAS Yogyakarta, berhasil meraih medali perak pada ajang final Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO) 2025-2026 yang diselenggarakan di Bangkok, Tailan pada 6—8 Februari 2026 lalu. Thariq tampil memukau dengan perolehan skor di atas 90.

                                                                           

Kompetisi ini diikuti oleh  1.400 peserta dari 20 negara. Di antaranya, terdapat 248 peserta delegasi Indonesia dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA. Dalam ajang ini, kemampuan peserta diuji melalui 5 area utama, yaitu Logical Thinking, Arithmetic, Number Theory, Geometry, dan Combinatorics.

Pencapaian ini merupakan hasil dari konsistensi Thariq sejak babak penyisihan. Sebelumnya, pada babak penyisihan yang diadakan di SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta pada 13 September 2025, Thariq berhasil mendapatkan medali perunggu. Keberhasilan tersebut membawanya melaju menuju babak final di Tailan dan akhirnya sukses meraih medali perak.

Bagi Thariq, olimpiade matematika yang ia ikuti bukanlah sebuah beban. Ia yang sejak kecil menyukai matematika justru menjadikan hal tersebut sebagai kegiatan akhir pekan yang menyenangkan serta kesempatan untuk mengembangkan diri secara kognitif maupun sosial-emosional. Bahkan sepanjang tahun 2025 lalu, ia pun tercatat telah meraih berbagai prestasi di bidang matematika, baik di tingkat  nasional maupun internasional.

Keberhasilan Thariq tidak hanya membanggakan SD BIAS Yogyakarta saja, tetapi juga bagi dunia pendidikan di Indonesia. Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi siswa-siswi lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan mereka melalui pendidikan yang berkualitas.

Menyambut Bulan Puasa dengan Program KBM Ramadan Sekolah BIAS

Bulan Ramadan adalah momen terbaik bagi kita dan anak-anak untuk mengisi hari dengan kegiatan-kegiatan bermanfaat penuh sejuta kebaikan. Tahun ini, Playgroup BIAS kembali menghadirkan program KBM Ramadan yang penuh makna. Melalui program ini anak-anak diajak mengenali materi diniyyah melalui simulasi nyata yang seru dan interaktif.

Program KBM Ramadan tahun ini berlangsung mulai dari 20 Februari hingga 13 Maret 2026. Selama program ini, KBM Ramadan dilaksanakan pada pukul 08:00-11:00, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan seperti biasa pukul 14:30. Agar suasana pembelajaran lebih berkesan, kegiatan tidak hanya terbatas di lingkungan sekolah, melainkan juga di masjid sebagai sarana pendukung simulasi pembelajaran.

Dalam program ini, Ustazah menanamkan konsep dasar berpuasa serta mengenalkan berbagai istilah dan kegiatan ibadah di bulan Ramadan. Selain itu, materi tahsin dan tahfiz turut serta dilaksanakan agar anak-anak dapat menyetorkan bacaan huruf hijaiyah serta hafalan surat pendeknya. Salah satu target utama KBM Ramadan adalah mengenalkan serta membimbing anak-anak hingga lancar menghafal Surat Al-Baqarah ayat 183, yaitu ayat yang menjelaskan tentang kewajiban berpuasa bagi seorang muslim.

Tentunya, seluruh materi dikemas tidak hanya melalui teori, tetapi juga praktik secara langsung di kelas. Sebagai contoh, saat  membahas makna puasa, Ustazah akan memulai KBM dengan ikrar dan kultum, lalu menuntun anak-anak untuk melakukan nyata seperti membuat suasana sahur dan berbuka. Dengan simulasi ini, anak-anak dapat memahami esensi ibadah secara mendalam sekaligus menyenangkan.

Hadirnya program KBM Ramadan ini sebagai media pembelajaran dini untuk mendukung tumbuh kembang spiritual anak dalam mengenal islam. Di sini, Ustazah berperan penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif sekaligus menarik sehingga anak-anak tidak merasa bosan. Dukungan orang tua pun menjadi kunci keberhasilan kuat dalam program KBM Ramadan, mulai dari membawakan Al-Qur’an, peralatan sholat, dan membekali anak dengan zakat fitrah yang nantinya akan digunakan serta dalam simulasi KBM Ramadan.

 

Melalui KBM Ramadan, diharapkan anak-anak dapat tumbuh sebagai pribadi yang berakhlak mulia dan mengenal nilai-nilai diniyyah sejak usia dini.

 

SEKOLAH JUARA SMA BIAS

Alhamdulillah SMA BIAS bersama tim ustaz/ah terus melakukan pembinaan siswa untuk berprestasi di berbagi bidang kejuaraan. Mohon doa dan dukungan Bapak/Ibu walisiswa semuanya semoga ananda mendapatkan hasil terbaik di setiap kompetisi, untuk menjadi modal menuju PTN favorit
🥉🥈🥇

📌Taekwondo Walikota cup
🥇SMA BIAS meraih 3 medali emas (Nalani Syazwana L, Daniswara Syahputra W, Nabiel Arya), 4 medali perak (Fidel Castro, Wafal Fakhrisa, Aisya Aluna, Afiq Ridhwan Hanif), 3 medali peringgu (Calya Ameera, Maalik Saka Q. Z. , Mirza Wishal)

📌Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Nasional, Kemendikdasmen
🥇2 tim SMA BIAS (Hendy-Dimas, Aisya-Elvia) lolos ke pembinaan tingkat propinsi DIY

🥇4 tim sudah merampungkan dan submit proyek ke nasional di bulan Juli 2025
(Hendy-Dimas, Aisya-Elvia, Hani-Hanifah, Fahri)

📌Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia, Kemendikdasmen
🥇19 tim SMA BIAS (kelas XI & XII) lolos ke tahap 2 meuju ke seleksi final nasional. Saat ini tengah perisiapan pembinaan

📌Olimpiade Bahasa Inggris UPN
15 siswa/i berikut akan mengikuti Veteran’s English Olympiad yang dilaksanakan oleh UPN Veteran Jawa Timur.
– X : Khansa Halwah, Maalik Saka Q.Z. ,Mirza Wishal Fahlevi ,Zahira Husnul Taqiyya Hasan
– XI : Aisya Nabila Mumtaza Pakaya ,Anaa Althofun Nisaa, Elvia Fauzia Rahman ,Hani Hadiyani Nur Izzah Hanifah Nurrahmah Wijayana, Hendy Raditya Diraya, Melfifa Zahra Yulfi Atmi ,Najihah Sava Cahyadewi
– XII : Afiq Ridhwan Hanif Abdul Aziz. Rafiq Gibran Hawariy, Raya Mecca Dhianita Hakim

📌Kompetisi video AAPG ITB
Kelas X : Khansa Halwa, Zahira Husnul T. H, Wafal Fakhrisa

📌Olimpiade MTK UIN Jambi
Kelas X : Adiva Yumna (sudah berlangsung hari ini, tinggal menunggu hasil seleksi)

📌Olimpiade Kedokteran Hewan Unair
kelas XII : Dhafa Emeraldo, Ahmad Rasyid Aradhana

USIA 3 TAHUN LEPAS DIAPERS?

Usia 3 tahun, lepas diapers?

Kok bisa? Karena di Playgroup BIAS ada program pembiasaan BAK (Buang Air Kecil) secara teratur di toilet, minimal 5 kali saat di sekolah.

Terinspirasi untuk bicara dengan teman & ustazah/ummi

  • Mengapa? Karena ada program mandi mataharipagi
  • Selain berjalan-jalan di sekitar sekolah, anak-anak juga berinterakasi dengan alam bersama teman dan ustazah/ummi, seperti panen buah jambu, memberi makan ikan, mencari belalang, menyirami tanaman, dan lain-lain.

 

Borong Medali “Taekwondo Walikota Cup 2023”

SMA BIAS Yogyakarta Kembali menegaskan diri sebagai Sekolah Juara. Terbukti pada helatan berskala nasional “Taekwondo Walikota Cup 2023” SMA BIAS memborong total 12 medali yang terdiri dari lima medali emas, tiga medali perak, dan empat medali perunggu.

Taekwondo sendiri menjadi salah satu ekstrakurikuler yang sudah lama menjadi andalan. Para siswa rutin berlatih dengan dipandu seorang master taekwondo. Sesuai dengan target pengembangan manusia di lingkungan BIAS, harus kuta secara akal, jiwa, juga fisiknya. Malam hari mereka fokus belajar diniyah, pagi akademis di sekolah, kemudia sore pengembangan diri seperti taekwondo dll.

Berikut ini nama-nama siswa peraih medali
1. Nalani (Kelas 10) Emas 🥇
2. Abiyyu (Kelas 11) Emas 🥇
3. Sigit (Kelas 11) Emas 🥇
4. Janu (Kelas 11) Emas 🥇
5. Thoriq (Kelas 12) Emas 🥇
6. Fawwas (Kelas 11) Perak🥈
7. Jihan (Kelas 11) Perak 🥈
8. Devyna (Kelas 10) Perak🥈
9. Azzarian (Kelas 10) Perunggu 🥉
10. Vyola (Kelas 10) Perunggu🥉
11. Balqis (Kelas 10) Perunggu 🥉
12. Vida (Kelas 10) Perunggu 🥉

Mari dukung terus para generasi muda untuk terus mengembangkan diri bersama sekolah islam terbaik di Yogyakarta

APA KATA ORANG TUA TENTANG SD BIAS YOGYAKARTA? Sekolah Bina Anak Sholeh (BIAS) Yogyakarta merupakan salah satu sekolah Islam terbaik di Yogyakarta yang berdiri pada tahun 1994 dan bernaung di bawah Yayasan Bina Anak Sholeh.

SD BIAS VIRTUAL TOUR KE MUSEUM GEOTEKNOLOGI MENIRAL UPN “VETERAN” YOGYAKARTA Indonesia merupakan negara dengan segala bentuk kekayaan alamnya. Sumber daya alam yang ada menjadi sorotan khusus bagi para ilmuwan, khususnya bagi peneliti bebatuan, mineral dan fosil.

APA PENDAPAT WALISISWA TENTANG BIAS BATITA CENTER ? Bagi kebanyakan orang tua, pendikan merupakan kebutuhan primer yang harus dipenuhi untuk mengasah pengetahuan dan skill sang anak.

SEKOLAH BIAS MENYABET MEDALI PADA OMNAS TAHUN INI

SEKOLAH BIAS MENYABET MEDALI PADA OMNAS TAHUN INI

Prestasi gemilang kembali diraih oleh SD BIAS Yogyakarta dalam ajang Olimpiade Nasional yang diselenggarakan oleh Emerald Education. Sekolah dasar islam yang terletak di Yogyakarta ini berhasil memborong sejumlah medali, sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan unggulan di Yogyakarta.

Dalam ajang Olimpiade Nasional tahun ini, SD BIAS Yogyakarta berhasil meraih sejumlah medali perak dan perunggu dalam berbagai kategori. Siswa siswi SD BIAS Yogyakarta tersebut antara lain Az Zahra yang meraih medali Perunggu Matematika level 3, Nadia Shani A yang meraih Perak Sain level 3, Arfan Azhar meraih Medali Perak Sain level 3 dan Khinnara yang meraih Medali Perak Sain lvel 3. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras siswa-siswi dan dukungan penuh dari tim pengajar serta orang tua murid. Keberhasilan ini juga menunjukkan kualitas pendidikan yang diberikan oleh SD BIAS Yogyakarta kepada siswa-siswinya.

Emerald Education, sebagai penyelenggara Olimpiade Nasional, merupakan lembaga pendidikan yang berkomitmen untuk mengembangkan potensi dan bakat siswa di berbagai bidang. Melalui ajang Olimpiade Nasional, Emerald Education memberikan kesempatan kepada siswa-siswa dari berbagai daerah untuk berkompetisi dan mengasah kemampuan mereka.

SD BIAS Yogyakarta telah lama dikenal sebagai sekolah yang berfokus pada pemberian pendidikan berkualitas. Mereka mengutamakan pembelajaran yang berorientasi pada penguasaan materi, pengembangan kreativitas, serta pembentukan karakter yang baik. Kombinasi antara kurikulum yang komprehensif dan metode pembelajaran yang inovatif telah membantu siswa-siswi SD BIAS Yogyakarta mencapai prestasi yang gemilang di berbagai kompetisi.

Prestasi SD BIAS Yogyakarta dalam ajang Olimpiade Nasional tidak hanya merupakan kebanggaan bagi sekolah itu sendiri, tetapi juga bagi Yogyakarta secara keseluruhan. Prestasi ini semakin memperkuat citra Yogyakarta sebagai kota pendidikan yang berkualitas dan unggulan di Indonesia. Diharapkan, keberhasilan ini dapat memotivasi siswa-siswi lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan kemampuan mereka melalui pendidikan yang baik.

Dengan prestasi gemilang yang diraih di ajang Olimpiade Nasional yang diselenggarakan oleh Emerald Education, SD BIAS Yogyakarta semakin kokoh dalam posisinya sebagai salah satu sekolah unggulan di Yogyakarta. Prestasi ini menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus mendukung

APA KATA ORANG TUA TENTANG SD BIAS YOGYAKARTA? Sekolah Bina Anak Sholeh (BIAS) Yogyakarta merupakan salah satu sekolah Islam terbaik di Yogyakarta yang berdiri pada tahun 1994 dan bernaung di bawah Yayasan Bina Anak Sholeh.

SD BIAS VIRTUAL TOUR KE MUSEUM GEOTEKNOLOGI MENIRAL UPN “VETERAN” YOGYAKARTA Indonesia merupakan negara dengan segala bentuk kekayaan alamnya. Sumber daya alam yang ada menjadi sorotan khusus bagi para ilmuwan, khususnya bagi peneliti bebatuan, mineral dan fosil.

APA PENDAPAT WALISISWA TENTANG BIAS BATITA CENTER ? Bagi kebanyakan orang tua, pendikan merupakan kebutuhan primer yang harus dipenuhi untuk mengasah pengetahuan dan skill sang anak.

GALERI

Hubungi Kami Lembaga Pendidikan Islam Terpadu Bina Anak Sholeh Yogyakarta
Hari Kerja (Senin – Jumat) : 07.00 – 16.00 WIB
Sabtu : 08.00 – 14.00 WIB
Komplek Perkantoran BIAS  Jl. Wirosaban Barat No. 6
Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta 

Telepone 0274 – 410 350
Email Sibibias@gmail.com

Informasi Tentang
Lembaga
Penerimaan Siswa Baru