Kembali, siswa siswi SD BIAS Yogyakarta menyabet trophy PPMBI dan KOSN

Awal semester 2 yang menggembirakan bagi keluarga besar Sekolah Bias Yogyakarta. Setelah melalui tahapan seleksi yang ketat, siswa siswi SD Bias Kaliurang kembali menorehkan prestasi pada event  Pusat  Pembinaan Minat Bakat Istimewa (PPMBI) dan Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman tahun 2020.

SD Bias Kaliurang meraih 4 trophy. Keempat siswa siswi yang mengikuti kegiatan bergengsi dan mendapat trophy bersama dengan anak-anak cerdas dan berbakat istimewa lainnya adalah Mbak Qiyya (Olimpade IPA), Mas Arga (Pantomim), Mas Abim (Catur), dan Mba Raisa (Karate).

Semoga siswa siswi tersebut dapa diproyeksikan untuk mengikuti ajang serupa dengan tingkatan dan prestasi yang lebih gemilang.

Sanlat SMP-SMA BIAS di Pantai Cemoro Sewu

Sanlat atau yang akrab di sebut pesantren kilat dilaksanakan di Pantai Cemoro Sewu, Bantul, oleh SMP dan SMA BIAS Yogyakarta pada 13 febrari 2020. Kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh Sekolah Bias ini dikemas sebagai salah satu media pembelajaran yang tidak biasa dan tidak menjemukan.

Di tempat berlangsungnya sanlat, siswa belajar diniyah dan beberapa ilmu alat di alam terbuka seperti nahwu, shorof, mufrodhat dan mengkaji kitab-kitab rujukan keagamaan. Seperti ilmu gramatikal arab nahwu shorof yang terkesan rumit misalanya, yang biasanya diajarkan di dalam kelas atau ruangan khusus, diolah dengan metode pembelajaran yang berbeda, sehingga siswa mendapat nuansa baru untuk menampung ilmu tersebut.

Selain diniyah, siswa juga berkegiatan hal lainnya seperti outbond yang mendorong siswa untuk mengembangkan ketangkasan berpikir dan daya kreativitas yang tinggi. Muara dari kegiatan siswa Sekolah Bias seperti ini adalah menjadikan para siswa menjadi generasi Tajiir Shoduq BIAS 2030.

Dari Tahsin Al-Quran Hingga Diskusi Kesehatan Di Senior School Husnul Khotimah

Tahsin Pagi diSenior School Husnul Khotimah

Ibu Titi Sumiarti dengan antusias mengikuti  tahsin al-quran di Senior School  Husnul Khotimah. Ibu Titi yang berprofesi sebagai tenaga kesehatan, setelah purna tugas menghabiskan waktunya untuk memperdalam ilmu agama, termasuk di Senior School Husnul Khotimah.

Senior school Husnul khotimah sendiri adalah sekolahnya orang-orang yang telah selesai mengabdi pada profesi. Bertempat di komplek perkantoran LPIT BIAS Yogyakarta Jl Wirosaban Barat, berlangsung kajian keagamaan setiap hari senin, rabu, dan jumat. Selain Tahsin Al-Quran, juga kajian keagamaan yang disampaikan para ustaz maupun pembalajar yang mumpuni.

“Di sini enak mas, kami dapat bertukar pikiran sekaligus silaturahim”. Terang Ibu Titi Sumiarti. “Saya pernah berdiskusi dengan pemateri di sini mengenai sunat klitoris pada wanita, beliau menyampaiakan secara fiqih, saya menambahkan pandangan secara medis, jadi kita punya perspektif yang komplit,” pungkas beliau.

Paparan program semester II SMP-SMA Bias Yogyakarta

Paparan program semester 2 Sekolah Bias Yogyakarta dilaksanakan pada hari sabtu 8 februari 2020  untuk jenjang SMP dan SMA setelah beberapa pekan sebelumnya dilaksanakan untuk jenjang di bawahnya. Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung bawah SMA BIAS Yogyakarta berlangsung dengan santai namun penuh dengan keseriusan serta keantusiasan dari para wali siswa yang ingin mendengarkan uraian program pendidikan di Sekolah Bias untuk putra-putri tercintanya pada semester genap tahun ini.

Acara dimulai pukul 08.00 WIB setelah sebelumnya para wali siswa registrasi seperti biasa. Untuk sesi pertama, dikhususkan paparan untuk wali siswa jenjang SMA. Untuk jenjang SMP dilaksanaka setelahnya.

Para wali siswa diberikan kalender akademik dari sekolah untuk sama-sama mengetahui agenda yang akan dijalankan di semester ini. Ibu Andari Harnito, M.B.A. sebagai salah salah satu pengajar SMA Bias Yogyakarta memberikan pengantar untuk wali siswa kemudian rincian agenda disampaikan oleh Bapak Saryanto, S.Pt.

Acara yang rutin dilaksanakan setiap awal semester diharapkan mampu menjadi media komunikasi yang komprehensif antara pihak sekolah dengan wali siswa. “Dengan komunikasi yang intensif antara lembaga dan wali siswa, sinkronisasi program pendidikan akan berjalan dengan baik”. “Kemauan wali siswa dan lembaga juga dikomukasikan melalui media pertemuan ini”, lanjut Ustazah Kristin.

Keakraban Siswa BIAS Yogyakarta dengan Bersepeda Gembira

Sabtu, 25 Januari 2020 SMP dan SMA BIAS Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan keakraban dengan bersepeda santai ke Stadion Sultan Agung Bantul yang berjarak kurang lebih 7 kilometer dengan Sekolah BIAS Yogyakarta. Diawali dengan Sholat Shubuh berjamaah, siswa-siswi SMP maupun SMA BIAS melanjutkan kegiatannya dengan persiapan yang matang termasuk pengecekan kebugaran sepeda masing-masing.

Dengan menempuh perjalanan selama 30 menit, tepat pukul 06.00 WIB, siswa-siswi sampai di Stadion Sultan Agung dan dilanjutkan sarapan pagi. Selepas sarapan, seperti biasa, siswa BIAS melakukan IKRAR kemudian dilanjutkan dengan game.

Tujuan yang ingin dicapai dengan terselenggaranya kegiatan seperti ini adalah untuk membangun kenyamanan bersosialisasi antar individu siswa BIAS. Bila kenyamanan bersosialisasi telah terbangun, iklim kondusif yang tercipata, dengan sendirinya belajar menjadi hal yang menggembirakan dan memudahkan.

Rapat Anggota Tahunan KSPPS Bina Martabat Insani

Pada hari sabtu 25 Januari 2020, KSPPS Bina Martabat Insani menyelenggarakan rapat anggota tahunan. Bertempat di Bias Dome, acara berlangsung dengan khidmat yang dihadiri stakeholder instansi kepemerintahan Daerah Istimewa Yogyakarta. Acara diawali dengan pembukaan dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Pokok isue yang disampaikan antara lain pemeringkatan prestasi koperasi yang ada di Kota Yogyakarta. Alhamdulillah, KPPS BMT Bina Martabat Insani, masuk kategori 45 KPPS Berkualitas tingkat Kota Yogyakarta.

Pertanian dan Revolusi Industri 4.0

Pada rentang usia 1-12 tahun, merupakan fase yang tumbuh kembang anak paling optimal. Fase anak dibagi dalam fase kecil (1-6 tahun) dan fase besar (7-12 tahun). Pada fase inilah banyak hal yang dipelajari oleh anak yang membentuk karakter ketika dewasa kelak. Ada beberapa aspek yang dapat dieksplorasi oleh anak. Tak melulu soal pendidikan formal yang terkesan kaku, anak juga perlu transfer pengetahuan mengenai alam sekitar hingga soal pertanian yang pernah menjadi gagasan utama bangsa ini.

Sekolah BIAS berusaha dengan keras untuk membimbing siswa untuk menemui ciri otentiknya. Banyak hal yang diperkenalkan, salah satunya  adalah pertanian. Kegiatan ini kerap dilaksanakan supaya siswa tak jenuh dengan suasana kelas nan teoritis yang cenderung kaku.

Di era modern yang erat dengan kemegahan, kadang bertani dianggap hal yang remeh dan kuno. Maka, anak perlu diperkenalkan dengan benar apa itu bertani. Dengan kemajuan pada era 4.0, bertani juga dapat dilakukan dengan efektif berkat kerja sains yang mumpuni. Perkembangan seperti ini yang perlu dilekatkan pada anak pada usia perkembangan. Selain mengubah perspektif mengenai pertanian, dengan tingkat curiosity atau keingintahuan yang tinggi mengenai bio teknologi, kedepannya anak dapat menghargai profesi  bertani serta kembali menjadikan pertanian sebagai isu pokok yang produktif.