APA KATA ORANG TUA TENTANG SD BIAS YOGYAKARTA?

Sekolah Bina Anak Sholeh (BIAS) Yogyakarta merupakan salah satu sekolah Islam terbaik di Yogyakarta yang berdiri pada tahun 1994 dan bernaung di bawah Yayasan Bina Anak Sholeh. BIAS merupakan penyelenggara pendidikan terpadu dan berjenjang mulai dari Batita Center, Play Group, TK, SD, Kelas Tumbuh Kembang (KTK) serta SMP-SMA Fullday School maupun Boarding School. Sekolah BIAS memiliki keunggulan dengan mendasari pendidikan anak sejak dini dengan aqidah Islam yang kuat, jiwa merdeka, berdaya saing, berkepribadian tangguh, mampu mengeksplorasi alam serta mempunyai tanggungjawab terhadap kemajuan Islam dan bangsanya. 

Pada taraf Sekolah Dasar (SD), BIAS Jogja membuka sekolah di daerah Giwangan, Palagan dan Kaliurang. Sekolah BIAS menyelenggarakan proses pembelajaran dengan mengikuti metode pendidikan Rasulullah SAW sebagai teladan terbaik serta Pendidikan sesuai dengan usianya. Seperti yang dikatakan oleh Bunda Ikasari seorang wali siswa dari ananda Annisa kelas 4 dan ananda Fakhri kelas 1 SD BIAS Kaliurang

“BIAS adalah partner kami dalam mendidik anak. Di sekolah BIAS pendidikan agama dan ilmu pengetahuan umum diberikan seimbang dengan pendekatan yang persuasif. Tiap harinya putra-putri kami sekolah dengan gembira. Anak-anak diajarkan aqidah, akhlaq, ibadah, dan baca Qur’an dengan contoh nyata sehingga dapat membentuk kebiasaan yang baik. Kami sebagai orang tua termotivasi untuk ikut belajar. Di masa pandemi ini, BIAS tetap berusaha memberikan pendidikan terbaik. Meski dengan daring, kegiatan belajar dikemas dengan cukup menarik untuk memantik kreativitas anak sehingga anak-anak tetap semangat belajar. Terima kasih BIAS…” yang dikutip dari laman postingan Instagram beliau.

            Sama dengan Ibunda Anjas Wulansari walisiswa dari ananda Raan Abbad kelas 6 dan Raan Shafa kelas 1 SD BIAS Yogyakarta yang menceritakan perjalanannya menemukan partner tumbuh kembang sang anak. Begini yang dituliskannya dalam postingan Instagram beliau:

“Memilih sepuluh foto dari ratusan foto itu tidak mudah, apalagi kalau harus memilih yang bisa mewakili cerita perjalanan anak-anak belajar kehidupan. Mungkin lebih tepatnya bukan cuma anak-anak yang belajar, kami sekeluarga berproses dan belajar bareng dengan partner belajar yaitu sekolah.

Kalau ditanya bagaimana akhirnya 15 tahun yang lalu kami memilih sekolah ini untuk Raan1, ceritanya bisa jadi satu novel mungkin. Kalau kemudian cerita dilanjutkan bagaimana akhirnya Raan2, Raan3, dan Raan4 sekolah juga di tempat yang sama, ntar bisa jadi tetralogi…hiks.
Selain dibatasi 10 foto, feed di IG juga terbatas hanya 2200 karakter, bayangkan 2200 karakter untuk menceritakan sebegitu banyaknya cerita seru. Jadinya ‘kamisosolen’ deh. .. gugup dan gagap.. kayak waktu ditanya beneran mau nikah atau tidak sama si dia…. Eaaa… eaaaa… Alhamdulillah sampai tahun ke-15 bersama di sekolah yang sama, sudah seperti di dalam keluarga, nyaman melepas anak-anak. Kayak nitip sama saudara gitu. Nah, karena sudah kayak saudara itu, kalau ada yang gak sepakat ya biasa aja kasih masukan. Masukan ya…bukan protes….uhuk!        

Beberapa kali menulis surat cinta untuk Ustadzah, dari yang bentuknya beneran tulisan tangan di kertas sampai dengan WA panjang lebar. Isinya ya macam-macam…..tentang pembelajaran, tentang jadwal, tentang menu makanan, tentang uang sekolah, namanya sama saudara kan, bebas lah diskusi apa saja.

Salah satu surat yang pernah saya tulis, dibacakan di kelas Raan3 waktu masih TK dan konon katanya membuat beberapa teman Raan3 menitikkan air mata.
Ini tentu karena pinternya ustadzah yang berekspresi ketika membaca surat itu…jadi anak-anak terhanyut terbawa perasaan.

Jadi, sebelum jatah karakter yang 2200 habis saya cuma mau bilang.
 “Terimakasih sudah menjadi partner membersamai anak-anak…the Raans, memberikan pengalaman asyik, belajar seru, dan segala pengalaman tak terlupakan. Bahwa bukan sekedar satu tambah satu adalah dua, tapi bagaimana kita memaknai sesuatu, mensyukurinya sepenuh hati dan mendalaminya sepenuh jiwa….eheeemmmm”

Dan ada juga Ibunda Galuh Candrarini yang menceritakan kepindahannya ke Daerah Istimewa Yogyakarta hingga menemukan Sekolah BIAS.

“Dua tahun yang lalu, ketika memutuskan untuk pindah dari Depok Jawa Barat ke Jogjakarta, hal pertama yang dipikirkan adalah mencari sekolah dasar untuk mb Ayska.

Bermodal searching di mbah google, sekolah Islam mana saja yang berbasis karakter, dan dekat dengan rumah, beberapa daftar sekolah pun muncul Melihat nama @sditbiaskaliurang , hati rasanya langsung mantab walaupun belum tahu profil nya  

Setelah dilihat lebih detail, visi misinya, sistem belajarnya, foto foto kegiatan siswa selama di sekolah maupun saat belajar di luar sekolah, Masyaallah semakin mantab saja rasanya , cocok dengan hobi mb Ayska yang suka bermain di alam.



Dan pada akhirnya, saat tes penerimaan di BIAS dan mb Ayska melihat langsung sekolahnya, mb Ayska berkata, aku mau sekolah disini

Dengan slogan “Delapan Jam, Ustadzah Tidak Pernah Marah Padaku”, tak salah rasanya apabila anak-anak saat sudah jam pulang sekolah, masih belum mau langsung pulang. Masih terlalu nyaman bermain dan belajar di sekolah. Namun, sudah hampir 1 tahun anak-anak tidak bebas bersekolah dikarenakan pandemi. Doa kami, semoga pandemi ini segera berakhir. Dan anak-anak bisa kembali bersekolah dan bermain di @sekolahbias

           

Demikianlah beberapa testimoni orang tua tentang sekolah BIAS. Sekolah BIAS terus berinovasi untuk memberikan pendidikan terbaik bagi siswanya.  Sekolah BIAS bukan hanya sekedar sekolah, tetapi juga keluarga yang bersama-sama mendidik anak–anak untuk mewujudkan generasi emas 2030 yang berakhlakul karimah dan sesuai dengan tuntunan Rosullullah SAW.

 

 

 

PKL VIRTUAL KE MUSEUM BIOLOGI UGM DI MASA PANDEMI Pelajaran biologi merupakan salah satu ilmu pengetahuan alam yang mempelajari mengenai segala bentuk makhluk hidup. Belajar biologi sendiri sangat

PKL VIRTUAL KE MUSEUM BIOLOGI UGM DI MASA PANDEMI SD BIAS Yogyakarta sebagai salah satu sekolah Islam terbaik di Yogyakarta terus berupaya memberikan pendidikan berkualitas bagi siswanya. Salah satu program unggulan dan berkualitas yang diselenggarakan SD BIAS Yogyakarta adalah International Trade by Children.

SEKOLAH BIAS OPTIMALKAN BAKAT SISWA MELALUI PROGRAM SEKOLAH JUARA Pendidikan merupakan kebutuhan primer bagi para pelajar di Indonesia. Kegiatan belajar mengajar di sekolah pun dijadikan acuan dalam mengembangkan materi keilmuan formal yang sesuai standarisasi dinas pendidikan

GALERI

Hubungi Kami Lembaga Pendidikan Islam Terpadu Bina Anak Sholeh Yogyakarta
Hari Kerja (Senin – Jumat) : 07.00 – 16.00 WIB
Sabtu : 08.00 – 14.00 WIB
Komplek Perkantoran BIAS  Jl. Wirosaban Barat No. 6
Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta 

Telepone 0274 – 410 350
Email Sibibias@gmail.com